Minggu, 21 April 2013
“surat balasan untuk Ramu”
Kisha, yang selalu merindukanmu
Ramu, maafkan aku yang mungkin barumembalas segudang surat kerinduan yang selama ini kau kirimkan untukku, akusangat berterima kasih kepadamu karena tak kusangka ada seorang pria yangsangat mengangumi kehidupanku, tapi itu tak seperti yang ada dipikiranmu ,semuaorang bisa saja tertawa melepaskan kebahagiaannya, begitu pula aku.. Ramu,Tahukah kamu bagiku hidupmu lebih bahagia dengan kesederhanaan dan kecukupanyang kamu miliki.
Ramu, seandainya kita dapat bertemu..aku ingin memberitahu langsung kepadamu jika kamu tak pantas mengangumi aku dankeluargaku, karena aku adalah seorang kisha, juga hanya manusia biasa yang takselalu bahagia dan tersenyum, tak selalu beruntung dan ceria, aku juga merasakanpedih dan duka didunia ini,
Ini surat balasan untukmu temankecilku, aku juga punya rahasia yang tak pernah kamu ketahui , sejak akukehilangan dirimu, dan tak tahu tentang kabarmu, aku tahu yang namanya rasasedih dan kehilangan, tak seringkali kubuka memory dipikran untuk mengingatmasa kecil yang indah bersamamu, aku sangat merindukan dirimu yang selalu manjaterhadap ibuku.. aku merindukan sosok Ramu yang selalu memakan roti dan minumanmanis dengan rakus yang disuguhkan ibuku.. aku sangat merindukan saat kamumengajakku untuk mengganggu rumah semut merah dihalaman rumah, aku merindukanmudisaat melihatmu merasa geli saat bermain permainan perempuan bersamaku, akubenar merindukan semua tentangmu meski aku telah mempunyai dua buah hati yang sangatmengingatkanku dengan masa kecil kita,.
Ramu.. ada sesuatu hal yang sangatingin kusampaikan,
Ibu peri cantik yang kamu kagumi ituatau tak lain ibuku sendiri, telah meninggal dunia setelah beberapa waktulamanya dari perceraian ayahku, ibuku sering sakit dengan seiring usianya yangtak muda lagi., saat itu aku berusia 25 tahun, aku sangat prihatin dengankeadaan ibu aku sendiri. Terkadang aku meneteskan air mata saat membacasurat-surat yang kau kirim bahwa kamu ingin mengucap salam kepada ibuku periyang cantik, disaat kepergian ibu aku selalu mengingat perkataan yang seringkau lontarkan ditelingaku saat kita bermain dulu, kalau aku adalah anak yangberuntung, tapi aku hanya merasa sedih jika itu tak seperti kenyataan, kishayang kamu oleh kenal sekarang hanya seorang anak yang hancur oleh kehidupan,aku sekarang seorang diri hanya tangisan dihati mengingat kebahagiaan dimasakecilku bersamamu, .
Ramu..
Andai kau tahu sejak kecil aku begitukesepian hingga kau datang dalam hidupku,tapi rasanya itu waktu yang singkat..kini aku tahu keadilan yang sesungguhnya hanya dua hal apakah kebahagiaan laluberakhir kepedihan ataukah kepedihan lalu berakhir kebahagiaan , aku pikir akuyang pertama dimasa kecil aku bahagia karena ada mengenalmu namun seiring waktuberlalu dan memisahkan kita aku mulai merasa sedih dan kehilangan ditambah lagiibu aku yang bercerai dan meninggalkan aku.. Sungguh seperti roda yang berputardan aku yang berada dibawah diselimuti kesedihan berkepanjangan, senyum begituenggan jika kupaksa akan meluap terisak ,tertekuk dalam kepedihan hati..
Hingga aku bertemu seorang pria yangseperti dirimu, aku berkenalan dengannya dan aku merasa nyaman terhadapnyasingkat waktu aku mulai menata harapan hidup kepadanya meski saat itu aku jugamasih merindukanmu.. mungkin dia adalah malaikat yang dikirim oleh ibu sebagaipendamping hidupku, aku pun menikah dengannya kami saling mencintai dan kiniaku dikaruniai 2 orang anak yang akan mengisi waktu dimasa tuaku kini yangberanjank 45 tahun,.
Ramu.. jika kupandang anak-anak ku kankuingat masa kecil kita,
Jika kamu tahu, dulu aku juga pernahmenaruh perasaaan yang sangat membebani hati aku, namun aku merasa hina jikaharus bersama orang yang sangat mulia, aku tak pantas untuk orang sebaik kamuRamu. Tapi apakah kamu tahu disalah satu impianku??, aku selalu mengimpikanjika suatu saat kita dapat menjalani hidup bersama dan anak kita tertawamelihat wajah keriput tua kita namun bukan mengolok-olok kita tapi denganberbakti layaknya kita sewaktu kecil, aku ingin kamu melihat aku menjadiseorang ibu yang selalu menyayangi anakmu, mengajarkan nya hingga ia menjadianak yang baik sepertimu.
Ramu.. tapi itu hanya sekedar impi yangtak pernah terwujud..
Dan aku merasa semua telah terlambat,usia ku yang telah dipenghujung waktu dan jalan sudah tak pantas mengatakancinta padamu, dan mungkin hanya anak-anak kita yang dapat meneruskan impianitu.. Ramu, tak lama dari pernikahanku suamiku terserang penyakit jantung, dania meninggal dunia.. perasaan dan keadaan ini membuatku selalu berpikir mengapaharus orang baik yang kau ambil Tuhan, saat itu aku berpikir jika Tuhan takadil padaku.. aku sangat depresi dan selalu merenung , tapi suatu malam wajahanak –anak ku yang tertidur lelap menyadarkan ku jika aku mempunyai mereka..aku memiliki harta berharga dan kebahagiaan berlimpah.. aku pun berdoa danmeminta ampun kepada Tuhan , ya Tuhan ampunilah hambamu yang tak pernahbersyukur, aku ternyata salah menilai keadaan sesungguhnya bukan suamiku lahyang menjadi malaikat tapi anak-anakku lah yang menjadi malaikat hidupku, dansuamiku adalah anugrah terindah dari Tuhan..,
Akupun membeasarkan anak-anakku seorangdiri, aku menyekolahkannya, sampai mereka mencapai kesuksesan.. jika ada waktuaku sangat ingin memperkenalkannya denganmu.. tapi dengan keadaan aku juga yangsemakin tua dan sakit-sakitan rasanya aku tak mampu menempuh perjalanan jauh,kini aku lemah tak berdaya tak dapat riang dan ceria lagi sewaktu kecilbagaikan pohon yang kuat namun kering termakan musim dan tumbang. .
Ramu ,. Aku kisha yang merindukanmu,
Kamu salah atas kata jika aku melupakansosok Ramu yang selalu ada untuk bermain denganku semasa kecil, bahkan dirimukadang membuat ku tersiksa atas kerinduan yang sangat besar terhadapmu tapikarena permasalahan hidup yang kualami aku tak bisa bertemu denganmu,.
Ramu.. jika waktu mempertemukan kita aku ingin memelukmu walau itu untuk yangterakhir kalinya , aku hanya ingin melakukan sebagian kecil untuk melepaskankerinduan bahkan jika harus melihatmu dari jauh atau mendengar suaramu aku maudan rela..
Maafkan aku Ramu, jika aku mempunyaisalah atau pernah menjadi beban hidupmu, maafkan jika baru aku membalas suratyang kamu selalu kirim untukku, sekarang kamu harus benar tersenyum melihattulisan aku yang berantakan ini , mungkin ini terlalu sulit untukku tapi akuakan menyelesaikannya , aku tak pernah tahu berapa lama aku menulis balasanuntukmu, tapi aku harap kamu dapat membacanya..
Ramu.. usia aku tak lama lagi., sebisaaku ingat tentang dirimu sebenarnya inilah aku kisha yang terserang penyakitTumor Otak .. sekarang aku seperti orang yang sangat bodoh.. makanya aku sangatsulit membuat balasan surat untukmu karena butuh waktu berminggu-minggu bahkanberbulan-bulan untuk membuat suatu kalimat ..aku terserang penyakit ini saataku beranjak dewasa ,.
Dan sekarang aku dirawat dirumah sakit entah aku kembalikemasa TK yang mempelajari untuk menghitung hari dan detik terakhir hidupku..yang aku dapat rasakan kini hanyalah hembusan angin dari jendela dan pemandanganlangit-langit ruangan dan peralatan medis. Selagi aku masih mengingat sedikitdemi sedikit tentangmu,, aku tak pernah lupa jika kamu adalah sosok Ramu yang kucintai dan juga kurindukan..
Ramu.. hanya sedikit kata yang mampukurangkai, tapi inilah hidup aku yang menyedihkan..
Dan tak selamanya kehidupan itu bahagiasampai akhir hayat bahkan itu dapat berubah sesuai roda kehidupan, kini akuterbaring lemah dan hanya menunggu malaikat maut datang menjemputku.
Ramumungkin jika aku tak sempat berada disisimu tapi yakinlah aku akan menjadimalaikat yang selalu menjaga tidurmu dan selalu ada disampingmu, agar kau tahuaku ingin kau selalu bahagia di dunia ini.
Yang, Mencintaimu.
Kisha
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar